Pesona Danau Aneuk Laot yang Menyimpan Kisah Sejarah

Provinsi Aceh memiliki potensi wisata yang tak henti-hentinya memanjakan para wisatawan yang berkunjung kesana. Daerah ini terkenal dengan pesona alamnya yang menarik untuk dikunjungi. Hamparan keindahan pantai tersuguhkan di sini.

Tak hanya itu, di provinsi ini juga terdapat beberapa danau dengan pesona alam yang membuat Anda pasti betah berlama-lama jika berlibur di sana.

Salah satu objek wisata yang menarik di Provinsi Aceh adalah Danau Aneuk Laot. Danau ini berada di bagian tengah Kota Sabang, tepatnya di Kelurahan Aneuk Laot. Danau ini memiliki luas sekitar 37,5 hektar yang memiliki daya tarik tersendiri bagi para wisatawan. Anda yang ingin bersantai bersama keluarga, teman, ataupun pasangan, lokasi ini sangat tepat untuk dijadikan destinasi wisata.

Legenda Danau Aneuk Laot

Selain menyimpan keindahan alam yang memesona, danau ini juga menyimpan cerita legenda yang menarik. Konon, danau ini terbentuk berawal dari keinginan seorang putri yang cantik agar tanah di pulau itu bisa ditanami berbagai tumbuhan.

Lalu sang putri itu membuang semua perhiasan yang dimilikinya sebagai tanda bukti keseriusannya kepada Yang Maha Kuasa. Setelah kejaidan itu, hujan deras pun turun disertai gempa bumi yang menimpa daerah itu. Akibat hujan dan gempa itu kemudian terbentuklah danau yang kemudian diberi nama Danau Aneuk Laot.

Baca Juga : Cerita Makam Tuan Tapa & Dua Naga Dari Aceh

Legenda ini dipercayai oleh warga secara turun temurun meskipun belum ada sumber secara pasti mengenai kisah ini. Selain itu beberapa tetua di daerah ini mengaku sering melihat sosok penampakan putri yang sedang mandi dan dikawal oleh seekor burung api, kemudian muncul pelangi  ketika fajar tiba.

Daya Tarik yang Memesona

Danau ini memang tidak begitu besar, namun keberadaannya yang bersifat alami menjadikannya sebagai salah satu aset utama dalam menampung sebagian air tawar, danau ini juga menawarkan sensasi wisata alam yang memiliki nilai sejarah tinggi. Daya tarik tempat wisata ini membuat banyak pengunjung merasa senang ketika berada di sana, pesona Danau Neuk Laot antara lain:

Pemandangan yang menakjubkan

Danau ini memiliki panorama yang sangat indah dan mengagumkan. Air yang ada pada danau ini sangat jernih dan berwarna kehijauan. Warna ini terlihat sangat kontras jika dibandingkan dengan warna ari laut di teluk yaitu biru.

Air jernih, ditambah dengan sejuknya  udara di sekitar semakin membuat suasana terasa nyaman, banyaknya pepohonan hijau yang tumbuh rindang seolah menjadi payung alami dan melindungi pengunjung dari teriknya sinar matahari.

Selain itu, di kawasan ini terdapat perbukitan hijau yang membuat panorama alam semakin mengagumkan. Anda bisa menikmati indahnya pemandangan ini sembari bermain air di tepi danau dan bersantai ria bersama orang yang Anda kasihi.

Anda juga bisa berenang di danau ini, namun untuk anan-anak harus didampingi pengawasan ekstra oleh orang tua masing-masing. Nuansa alam yang indah dan sejuk ini membuat wisatawan betah berlama-lama menikmati liburan di tempat wisata ini.

Asap vulkanik yang dikeluarkan oleh Gunung Maurapi semakin menambah syahdunya momen liburan Anda yang menyatu dengan keindahan alam. Gunung Meurapi berada kurang lebih 19 kilometer dari Kota Sabang.

Ketika tiba sore hari, keindahan di danau ini semakin merekah. Penampakan tenggelamnya matahari di ujung barat danau menampilkan panorama keindahan danau yang berpadu dengan warna langit kemerahan. Waktu ini menjadi salah satu momen favorit para wisatawan untuk mengabadikannya dalam sebuah foto.

Gradasi warna yang dihasilkan begitu memesona dan membuat Anda terlena dalam suasana yang menenangkan batin. Tak cukup sampai disitu saja, pada malam hari keindahan lain pun dipertontonkan oleh danau ini. Gemerlap lampu hias dan kerlap kerlip cahaya yang datang dari rumah-rumah penduduk membuat suasana begitu romantis.

Menyimpan nilai sejarah

Selain memiliki keindahan alam yang mengagumkan, Danau Aneuk Laot juga memiliki nilai sejarah. Dalam Bahasa Indonesia, Aneuk Laot memiliki arti anak laut, nama ini merepresentasikan wujud dari danau ini yang menyerupai laut kecil.

Menurut catatan Museum Sabang, pada abad ke-XV Laksamana Cheng Ho pernah berlabuh di Pulau Weh. Cheng Ho singgah di sini guna keperluan mengisi persediaan air untuk pelayaran mereka menuju Afrika. Salah seorang penerjemah sang laksmana, Ma Huan menyebutkan jika Cheng Ho menyebut Pulau Weh sebagai daratan dengan gunung menjulang atau Gunung Mao.

Dahulu kala, pasukan Cheng Ho menggali parit di daerah Lueng China, Pulau Weh untuk menyalurkan air danau yang tawar ke kapal armada Cheng Ho. Akan tetapi proses penggalian terhenti akibat salah seorang pekerja secara tidak sengaja menebas seekor ular hingga terputus.

Lalu penggalian parit pun dihentikan karena dalam tradisi dan budaya masyarakat Tiongkok ketika itu, ular dianggap sebagai makhluk yang dihormati.

Air yang begitu jernih

Danau dengan panorama alam yang indah ini memiliki kelebihdan pada airnya yang membuat pengunjung merasa betah. Danau air tawar ini memiliki air yang sangat jernih dan berwarna kehijauan. Anda pun bisa merasakan sensasi berenang di air yang jernihnya alami.

Sesampainya di lokasi wisata ini, Anda pasti tak tahan untuk segera bermain air setelah melihat begitu jernihnya air danau ini. Anda bisa membawa perlengkapan berenang, supaya semakin seru dan tentunya jangan lupa perhatikan keamanan.

Spot foto yang Instagramable

Berfoto dengan latar belakang danau yang begitu jernih dan pemandangan alam indah begitu terlihat sempurna. Danau ini menawarkan spot foto yang sangat Instagramable. Anda bisa narsis di tepi danau dengan background hamparan hijaunya air danau. Selain itu foto di atas sampan yang ada di danau pun tak kalah menarik untuk mengisi konten akun Instagrammu.

Bentuk danau yang unik

Tak seperti danau-danau yang lainnya, danau ini memiliki bentuk yang unik yaitu memanjang. Bentuknya yang memanjang membuatnya terkesan seperti sungai. Kejernihan air pada danau ini pun semakin menambah daya tarik dan akan membuat pengunjung terlena dengan suasana yang tenang dan menyejukkan.

Akses Menuju Lokasi

Akses menuju ke Danau Aneuk Laot terbilang cukup mudah. Untuk menuju ke lokasi wisata ini, pertama Anda harus menuju ke Kota Sabang dengan menggunakan rute dari Banda Aceh – Sabang memakai kapal feri ataupun speedboat. Jika menggunakan kapal feri, lama waktu yang akan ditempuh adalah sekitar 90 menit dengan harga tiket mulai Rp 30.000,-.

Ketika Anda memilih menggunakan speedboat, waktu tempuh akan lebih cepat, yaitu sekitar 45 menit dengan biaya Rp 50.000,- per orang. Jika Anda dari Medan, bisa melakukan perjalanan melalui penerbangan dari Medan-Sabang. Setelah tiba di Sabang, perjalanan dilanjutkan dengan menyewa kendaraan atau bisa juga memakai kendaraan umum. Lama perjalanan ini adalah sekitar 30 menit saja.

Jika perjalanan Anda terlalu malam, jangan khawatir, karena di Sabang sudah tersedia banyak penginapan dengan fasilitas dan harga yang bervariasi, mulai dari Rp 200.000,- hingga Rp 400.000 per malam.

Leave a Comment

Scroll back to top