Menjelajahi Pesona Pantai Anoi Itam Sabang

Sabang adalah kota yang terletak di Pulau Weh, bagian paling barat Indonesia. Untuk mencapai kota Sabang ini, Anda harus menuju ke kota Banda Aceh terlebih dahulu kemudian naik feri selama 3 jam ke Pulau Weh. Ada banyak destinasi wisata di Pulau Sabang, salah satunya adalah pantai Anoi Itam Sabang.

Pantai ini sangat cantik, ada banyak makanan enak dan masyarakat sekitar pantaipun begitu baik dan ramah. Pantai Anom Itam akan menjadi tempat liburan yang sempurna, untuk Anda yang datang bersama keluarga atau pasangan.

Lokasi Pantai Anoi Itam

Pantai Anoi Itam terletak hampir 13 kilometer dari pusat kota atau berada di Desa Anoe Itam, Sukajaya, Kota Sabang, Aceh. Untuk mencapai pantai ini Anda harus menggunakan kendaraan pribadi karena tidak ada transportasi umum kecuali taksi. Anda akan melakukan perjalanan dari kota Sabang ke tujuan sekitar 30 menit.

Jalan untuk menuju pantai Anoi Itam sendiri relatif bagus untuk dilalui dan hampir tidak ada beberapa jalan yang berlubang atau rusak. Hanya saja ketika melakukan perjalanan menuju pantai Anoi, Anda harus bersabar karena lingkungan tidak mendukung adanya sinyal ponsel sehingga akan susah sinyal. Namun sesampainya di Anoi Itam, sinyal akan kembali normal.

Letak Pantai Anoi Itam juga sangat dekat dengan Benteng Anoi Itam peninggalan pada masa Jepang. Benteng pertahanan Jepang ini tidak jauh letaknya dari pantai Anoi Itam Sabang. Namun, yang perlu Anda ketahui, ketika bermain air, Anda harus waspada terhadap ombak yang cukup kuat di pantai ini.

Asal Usul Nama Pantai Anoi

Anoi Itam  menurut bahasa masyarakat setempat memiliki arti pasir hitam.  Anoi dalam bahasa Sabang berarti pasir dan Itam berarti hitam. Pantai ini dikelilingi dengan bangunan-bangunan tua, dan terletak di atas bukit.

Suasana laut lepas dan rumput hijau akan membuat Anda merasa di bukit Teletubies. Terlebih  hamparan pasir hitam di bibir Pantai Anoi Itam dan birunya air pantainya adalah kolaborasi alam yang sangat menakjubkan.

Di atas bukit ini juga tersedia warung kopi kecil sehingga Anda dan pengunjung lainnya bisa memesan kopi Aceh yang terkenal sambil menikmati laut indah tepat di hadapan Anda.

Seperti yang sudah digambarkan dengan namanya, Pantai Anoi Itam memiliki pasir hitam yang sangat halus dan menakjubkan.

Pantai Anoi Itam biasanya dikunjungi oleh wisatawan lokal yang membawa sanak saudaranya untuk melihat panorama dan menikmanti pantai dan pasirnya. Ya, karena pantai ini lebih cocok untuk menikmati pemandangan daripada berenang.

Daya Tarik Pantai Anoi Itam Sabang

Pantai ini memiliki daya tarik yang membuat para pengunjung ingin datang ke pantai yang terkenal dengan pasir hitamnya yang indah. Apa saja daya tarik yang ditawarkan oleh pantai Anoi Itam?

Pasir Pantai yang Berkarakter

Keindahan pantai tidak hanya dari pemandangan alam di sekitarnya. Pasir di pantai Anoi Itam yang berwarna hitam ini memiliki karakteristik seperti pasir vulkanik. Menurut masyarakat setempat, pasir hitam ini berasal dari gunung berapi yang ada di Pulau Weh.

Pasir vulkanik ini  mengandung nikel sehingga warna di pantai ini jauh lebih hitam daripada pasir hitam yang ada di pantai pada umumnya.

Jika Anda menginjakkan kaki Anda tanpa alas, maka Anda bisa perhatikan butiran  pasir yang menempel di kaki Anda lebih hitam dibandingkan dengan pasir yang ada pantai lainnya.  Hampir bisa dikatakan warna pasir pada pantai ini kemungkinan besar lebih mirip dengan warna lada hitam.

Pantai yang Eksotis

Mungkin Anda selalu berpikir bahwa pantai yang memiliki pasir putih  adalah definisi pantai yang cantik dan eksotis. Tapi, tidak semua keeksotisan hanya terbatas pada pantai berpasir putih karena eksotisme yang dimiliki oleh pantai Anoi Itam tidak dimiliki oleh pantai lain di Indonesia, atau bahkan mungkin di dunia.

Pasirnya sangat hitam, besar, tidak kasar, serta memiliki ombak yang indah besar, dan dikelilingi oleh bukit-bukit yang indah. Pantainya yang cantik adalah daya tarik utama bagi para wisatawan sehingga tidak heran jika Anoi Itam disebut sebagai pantai yang menawan di kota Sabang karena memiliki pasir yang sangat hitam.

Namun, Anda harus berhati-hati jika ingin berenang atau melakukan aktivitas di dalam air karena pantai Anoi Itam memiliki ombak yang cukup besar dan banyak pula batu tajam.

Mungkin Kalian Tertarik : Keindahan Pulau Weh Sabang yang Memanjakan Mata

Bisa Berwisata Sejarah

Selain dapat menikmati pemandangan pantai yang indah, Anda juga dapat menikmati wisata sejarah sekaligus. Mengapa? Karena pantai Anoi Itam Sabang dekat sebuah benteng peninggalan Jepang. Pada zaman dahulu, benteng tersebut berfungsi sebagai pertahanan tentara Jepang. Kemudian benteng inipun dijadikan sebuah tempat wisata,

Pemandangan pantai Anoi Itam akan jauh nampak lebih indah jika Anda melihatnya dari  benteng peninggalan Jepang tersebut. Tenang, benteng tersebut terletak tidak jauh dari pantai atau naik sedikit ke atas bukit. 

Dari puncak benteng ini, Anda dapat melihat luasnya samudera yang berwarna seperti batu pirus yang sangat cantik. Selain melihat hamparan laut lepas, Anda juga bisa menyaksikan Gunung Seulawah yang indah.

Menikmati Kopi Aceh

Hal menarik yang memikat para wisatawan untuk datang ke pantai Anoi Itam ini salah satunya adalah  dapat menikmati kopi Aceh. Siapa yang tidak mengenal kopi Aceh yang terkenal dengan cita rasanya yang kaya? Aroma dan rasa kopi Aceh yang khas akan membuat Anda lebih menikmati suasana pantai yang indah.

Wilayah Aceh adalah salah satu dari sedikit di dunia yang menawarkan kopi yang sangat khas. Kopi diproses dengan mengurangi fotosintesis dengan mengembangkan kualitas terbaik dari biji kopi. Bagi Anda yang ingin menikmati suasana  pantai sambil menyeduh kopi, Anda bisa mencoba kopi Aceh di Cafe Batee Gajah.

Kafe yang terletak di pantai di Anoi Itam jika diamati dari jauh konstruksi bangunannya tampak seperti gajah, itulah mengapa dinamakan Cafe Batee Gajah.

Menikmati Rujak Aceh

Selain kopi Aceh, Anda juga wajib mencoba rujak Aceh yang ada dijual di pantai ini. Rujak Aceh ini berbeda dengan rujak pada umumnya di Indonesia.  Anda tidak akan menemukan petis di Rujak Aceh. Namun, rujak Aceh menggunakan buah kawista (Limonia Acidissima) dan buah rumbia (Sagu Palm) untuk mendapatkan rasa asam.

Sebagai pelengkap rasa asam lagi, pedagangnya mencampurnya dengan mangga Kweni. Berbeda dengan rujak yang biasa, untuk bumbu kacang tanahnya juga tidak ditumbuk halus. Namun, seluruh kacang berfungsi sebagai toppingnya rujak Aceh.

Untuk cita rasa pedas di rujak Aceh sendiri disajikan dalam dua bentuk. Apakah itu diaduk menjadi saus rujak atau Anda ingin disajikan secara terpisah. Jadi selain bisa bisa menikmati keindahan pantainya, Andapun bisa berwisata sejarah dan kuliner di pantai Anoi Itam ini. Sebuah perjalanan wisata yang sangat menyenangkan dan pastinya sulit terlupakan.

Leave a Comment

Scroll back to top