Sekilas Tentang Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh

Sekilas Tentang Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh

Sekilas Tentang Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh – Haloo Pencinta tementravel.id sekarang ini saya mau update mengenai Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh. Masjid ini merupakan masjid yang memiliki lembaran sejarah tersendiri, maka dari itu disini saya akan membahas sejarah masjid tersebut. Masjid negara ini terletak di jantung kota Provinsi Nangro Aceh Darussalam. Masjid Raya Baiturrahman yang terkenal ini dulu namanya  dari nama Masjid Raya yang di bangun oleh Sultan Iskandar Muda, masjid yang di bangun oleh Sultan Iskandar Muda tersebut telah di bangun pada tahun 1022 H / 1612 M.

sebelum masuk ke sejarah lengkapnya, alangkah baiknya kita melihat gambar-gambar Masjid Raya Baiturrahman aceh nya terlebih dahulu, agar visualisasi kita lebih jelas mengenai bentuk dan rupa masjid tersebut.

 

Sejarah Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh

Masjid ini telah di bangun pertama kalinya oleh pemerintah Sultan Iskandar Muda,  namun semua itu telah terbakar semua pada agresi tentara Belanda kedua pada bulan shafar 1290 / April 1873 M, pada saat peristiwa tersebut telah menewaskan Mayjen Khohler yang kemudian diabadikan tempat tertembaknya pada sebuah monument kecil di bawah sebuah pohon ketapang atau geulumpang di dekat pintu masuk sebelah utara masjid.

Dengan mengulangi janji jendral Van Sweiten, maka gubernur jenderal Van Lasberge telah menyatakan akan membangun kembali Masjid Raya Baiturrahman yang telah terjadi kebakaran tersebut. Hal tersebut telah di umumkan setelah diadakannya permusyawaratan dengan semua kepala negeri sekitar Banda Aceh. Dan telah menghasilkan sebuah kesimpulan bahwa pengaruh masjid sangat besar kesannya bagi rakyat aceh yang hampir dipenuhi orang – orang beragama Islam.

Pada saat tahun 1935 M, Masjid ini yaitu Masjid Raya Baiturrahman ini telah diperluas bagian kanan dan kirinya dengan tambahan hingga 2 kubah. Dan setelah itu pada tahun 1975 M telah terjadi perluasan kembali. Perluasan tersebut bertambah dua kubah lagi dan dua buah menara sebelah utara dan selatan.

Dengan terjadinya perluasan tersebut yaitu menjadi lima kubah dan selesai dikerjakan dalam tahun 1967 M. Dalam rangka untuk menyambut Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Nasional Ke – XII Pada tanggal 7 sampai 14 Juni 1981 di Banda Aceh, Masjid Raya Baiturrahma ini telah diperindah dengan pelataran, Pemasangan Klinkers di atas jalan – jalan dalam halaman Masjid Raya Baiturrahman ini.  Perbaikan dan penambahan tempat untuk wudhu dari porseling dan pemasangan sebuah pintu krawang, lampu chandelier, dan juga termasuk tulisan kaligrafi ayat – ayat suci Al-Quran dari bahan sebuah kuningan, dan indahnya lagi di tambahi dengan instalasi air mancur di dalam kolam halaman depan Masjid Raya Baiturrahman.

Pada masa Gubernur Ibrahim Hasan tepatnya pada tahun 1991 M, telah terjadi perluasan kembali yang telah meliputi halaman depan dan belakang serta Masjidnya itu sendiri. Bagian masjid sendiri yang telah diperluas yaitu menambahkan 2 kubah , bagian lantai untuk melakukan sholat, ruangan perpustakaan, ruang tamu dan ruang perkantoran, dan masih banyak lagi. Sedangkan untuk perluasan di bagian halaman yaitu taman dan tempat parkir serta satu buah menara utama dan dua buah minaret. Hal tersebut lah yang membuat masjid itu indah.

hal tersebut karena sejak Sultan Iskandar Mudan sampai saat ini masih berdiri Megah di Tengah jantung kota Banda Aceh.  Masjid ini juga memiliki beberapa fungsi selain sholat juga bisa mengadakan pengajian, perhelatan acara keagamaan. Dan yang menakjubkan lagi pada saat terjadi gempa tsunami tahun 2004 masjid ini masih berdiri tanpa kerusakan sedikitpun.

 

Gambar Masjid Raya Baiturrahman Aceh

foto masjid baiturrahman aceh

foto masjid baiturrahman aceh

foto masjid baiturrahman aceh

foto masjid baiturrahman aceh

 

Tuntas sudah pembahasan kita kali ini mengenai Masjid Raya Baiturrahman. Semoga dengan artikel ini bisa bermanfaat bagi anda semua. Sampai Jumpaa!

Leave a Comment